Yang Terbaik Untuk Kita  

Posted by dionz adzah... in

Pernah ada seorang pemuda datang menghampiri saya dan mengatakan, 'kenapa hidup saya selalu tidak beruntung, wajah saya terbilang jelek, saya miskin, tidak memiliki teman, saya kalo berjalan terlihat aneh, saya selalu gugup berkumpul dengan orang banyak. Saya ingin tampil percaya diri, banyak teman, tidak gugup. Saya ingin sempurna, saya ingin bahagia Mas Agus.'

Itulah gambaran, apabila kita mengejar impian tidak tercapai, hidup kita menjadi terasa terpuruk, jatuh dan tersungkur. Kepercayaan diri juga ikut terjatuh, yang dirasakan hidupnya semakin jauh dari harapan yang diinginkannya karena disebabkan ketidaksempurnaan yang yang ada pada dirinya.

Ketika dalam kehidupan kita sudah seperti itu, dirundung dalam kegagalan dan kesedihan. Cara pandang terhadap diri kita dan terhadap orang lain menjadi berubah. Menginginkan diri sempurna, menganggap Allah tidak adil, bahkan semakin iri apabila orang lain lebih baik daripada dirinya.

Pada dasarnya Allah sudah menetapkan rizki, jodoh, kehidupan pada setiap orang dengan keadilanNya. Namun disaat kita sedang tertimpa kegagalan dan kesedihan terasa berat kita menjalaninya. Seolah Allah Subhanahu Wa Ta'ala berlaku tidak adil, kenapa Allah menciptakan penderitaan? Kenapa Allah harus menurunkan ujian atau musibah hanya untukku?

Memang terkadang hidup ini terasa berat, bila kita merasa dirundung kesedihan. Kegagalan menggapai impian bukanlah akhir dari segalanya. Percayalah bahwa sesungguhnya Allah tidak akan pernah menjerumuskan kita namun Allah telah memberikan yang terbaik dalam hidup kita karena kegagalan dan kesedihan kita saat ini tidak bisa kita melihat yang terbaik yang ada pada diri kita. Apa yang ada pada diri kita saat ini dan apa yang kita miliki saat ini itulah yang terbaik pada diri kita.

--
Boleh jadi engkau membenci sesuatu padahal itu baik bagimu. Dan boleh jadi engkau menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, sedangkan engkau tidak mengetahui apa-apa. (QS. al-Baqarah : 216).

Mensyukuri Penderitaan  

Posted by dionz adzah... in

Pernah ada seorang teman yang kepada saya, 'aku ini sudah rajin sholat dan beriman kepada Allah, kenapa sih Allah malah memberikan cobaan dalam hidupku? Mestinya kalo aku rajin sholat malah hidupku bahagia dong?'

Saya kemudian bertanya padanya, siapa yang bilang kalo kita rajin sholat dan semakin beriman kepada Allah kita menjadi bahagia seolah tidak akan duji oleh Allah? Yang terjadi malah sebaliknya. Semakin tinggi tingkat iman dan taqwa seseorang maka ujian yang Allah berikan semakin berat. Ujian, penderitaan, cobaan dan musibah adalah wujud kasih sayang Allah sebab semua itu untuk kebaikan diri kita agar kita menjadi semakin kuat dalam mengarungi kehidupan.

Jika iman kita memang sebenar-benarnya iman maka penderitaan tidak membuat kita menjadi terpuruk malah menjadi bertambah kokoh iman dan taqwa kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Namun bila imannya semu dan hanya topeng semata maka sedikit penderitaan saja membuat dirinya jatuh tersungkur kembali menjadi kufur.

'Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan, 'Kami telah beriman' sedang mereka tidak diuji lagi?' (QS. al-Ankabuut : 2).

'Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramy dan belum nyata orang-orang yang bersabar.' (QS. ali-Imran : 142).

Oleh sebab itu setiap penderitaan yang kita rasakan patutlah kita mensyukurinya karena penderitaan itu untuk menyeleksi dan membuktikan apakah kita orang yang kuat ataukah orang yang lemah?. Mensyukuri penderitaan berarti mensyukuri kasih sayang Allah yang telah meningkatkan kualitas diri kita menjadi seorang Mukmin dan Muttaqin yang sesungguhnya.

Mari kita syukuri setiap penderitaan yang hadir..

Agar Doa Kita Dikabulkan  

Posted by dionz adzah... in

Bagaimana agar doa kita dikabulkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala? Syarat utama adalah ikhlas, ikhlas adalah nyawanya dari badah dan tidak ada ibadah tanpa disertai dengan keikhlasan semata karena Allah. Sebagaimana Firman Allah, 'Dan sembahlah Allah dengan mengikhlaskan ketaatanmu kepadaNya.' (QS. al-A'raf : 29).

Syarat kedua agar doa kita dikabulkan adalah dengan amal sholeh atau perbuatan baik untuk orang lain, dengan amal sholeh inilah mendekatkan diri kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Sebagaimana kisah tiga pemuda sholeh yang terjebak di dalam goa selamat dengan memanjatkan doa yang disertai dengan amal sholeh atau perbuatan baik. Doa yang dipanjatkan adalah.

'Maka ampunilah bagi kami dosa-dosa kami Ya Tuhan dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami serta wafatkan kami bersama orang-orang yang banyak berbuat kebaikan.' (QS ali-Imran : 193).

Syarat yang ketiga, Meminta tolonglah kepada orang yang sholeh atau orang yang bertaqwa kepada Allah, anak yatim atau fakir miskin agar mendoakan kebaikan untuk kita. Sebagaimana satu hadist diriwayatkan Suatu ketika Rasulullah sedang berkhutbah diatas mimbar seorang badui berkata kepada Rasulullah, 'Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah agar hujan diturunkan kepada kami.' Maka beliau berdoa kepada Allah, beberapa saat kemudian turunlah hujan dengan seizin Allah. (HR. Bukhari & Muslim).

Apapun yang terjadi setelah kita berdoa, itulah bentuk dikabulkannya doa kita oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala, jangan pernah berhenti berdoa sebab dalam doa yang tulus ada kenikmatan tiada tara dengan adanya kita menjadi akrab dengan Allah dan kita tahu bersyukur atas apapun pilihan Allah dalam terkabulnya sebuah doa.


Tujuh Kunci Sukses Perkawinan Awet  

Posted by dionz adzah... in


Banyak cara menjaga pernikahan tetap awet hingga usia senja. Makan malam romantis bisa mendekatkan hubungan dengan pasangan dalam jangka pendek.


Agar hubungan jangka panjang tetap bertahan, butuh berbagai trik agar pasangan dapat mempertahankan kebahagiaan. Ada beberapa trik selalu menjaga pernikahan tetap langgeng. Tujuh di antaranya seperti dikutip dari Yourtango yaitu:




1. Seks
Hubungan seks dalam pernikahan menguatkan ikatan. Tapi wajar bila hubungan ini meredup selama beberapa waktu. Bila gairah mulai hilang, segera cari tahu masalahnya, apakah dari diri sendiri, pasangan atau kalian berdua.

Konsultasi dengan psikiater, gunakan obat penambah gairah dengan tepat, dan variasi bisa meningkatkan hasrat seksual. Kalau Anda dan pasangan terlalu sibuk dan lelah, istirahat yang cukup bisa mengembalikan vitalitas.

2. Ciuman
Lakukan diawal hari, lebih sering dan kapan saja kalian bisa. Ciuman sebelum ke kantor, atau ciuman sebagai ucapan terima kasih bisa merekatkan kasih sayang.

3. Bunga
Beri kejutan sesekali dengan memberi pasangan sebuket atau setangkai bunga, bukan saja di hari istimewa seperti ulang tahun pernikahan atau valentine. Kejutan berupa hadiah kecil menunjukkan perhatian yang membuatnya terharu.

4. Berdandan
Setelah menikah, berdandan dan mempercantik diri seringkali terlupakan. Jaga gairah pasangan dengan tetap menjaga penampilan di hadapannya.

5. Tidur
Tidur berdampingan setiap malam lebih baik daripada kamar terpisah daripada jika kalian sama-sama tidak mengalami gangguan tidur. Jaga agar sebelum tidur semua masalah telah diselesaikan dan tidur tanpa pertengkaran.

6. Kejujuran
Jangan menipu diri sendiri dengan mengatakan hal yang tidak sesuai dengan kenyataan. Jujurlah jika pasangan memiliki gaya hidup tidak sehat seperti memiliki kelebihan berat badan atau terlalu sering minum alkohol. Katakan saja, "Aku mencintaimu seperti apapaun keadaanmu, tetapi lebih baik kalau aku didampingi orang yang sehat."

7. Anak-anak
Menikah dan memiliki anak tidak berarti pernikahan akan bahagia. Namun, di banyak pernikahan, anak mampu melengkapi kebahagiaan pasangan. Mereka membuat pasangan menjadi lebih dekat meskipun terkadang merupakan sumber rasa frustasi orangtua. Di banyak pernikahan yang kuat, dukungan utama bukan saja berasal dari pasangan tetapi dari anak-anak dan keluarga.

Bersyukur Disaat Kehilangan  

Posted by dionz adzah... in

Ada seorang bapak tengah menyusuri jalan. Tanpa diduga kakinya menginjak sesuatu. Sang bapak menemukan koin kuno yang terlihat kotor. Segera uang itu dibawa ke kolektor uang kuno di daerah Kota. Sungguh beruntung dirinya, uang kuno itu dihargai Delapan juta rupiah. Penuh riang gembira pulang ke rumah. Ditengah jalan bertemu dengan kenalannya.

Kenalannya itu menjual perabotan rumahnya karena hendak pindah tugas ke Jerman. Semuanya dijual delapan juta. 'Wah untung besar ini,' pikirnya. Maka dia berinisiatif menawarkan barang-barangnya ke toko mebel. Pemilik toko segera membelinya dengan harga dua puluh juta rupiah.

Kini ditangannya terdapat uang dua puluh juta rupiah. Nilai uang itu cukup besar bagi dirinya. Sang bapak mampir membeli martabak manis untuk oleh-oleh anak dan istrinya di rumah. Setelah membeli martabak manis, hatinya terasa kebahagiaan. Sambil bersiul-siul dengan wajah gembira terbayang istri yang akan memeluk dirinya dan anak-anaknya berlari minta digendong kemudian menikmati martabak manisnya. 'Istriku akan bahagia, bisa beli baju baru dan sepatu baru untuk anak-anak.' pikirnya.

Namun naas bagi dirinya. Ketika didepan gang memasuki rumahnya, tiba-tiba ada orang yang menodongkan pisau dan merampas seluruh uangnya dan martabak manis yang ada ditangannya. Istrinya berlari mendekati suaminya. 'Bapak, apa yang terjadi? Bapak nggak apa-apa? Apa yang diambilnya dari bapak tadi?' Ucap istrinya terbata-bata ketakutan.

Bapak itu tersenyum sambil menenangkan istrinya dan berkata, 'Oh, itu tadi martabak manis dan koin penyok yang bapak temukan tadi pagi.' 'Alhamdulillah, untung bapak tidak apa-apa, nanti ibu belikan lagi martabak manisnya.' Jawab istrinya dengan wajah berseri-berseri senantiasa bersyukur setiap saat.

Pesan kisah diatas bahwa apapun yang terjadi pada diri kita tidaklah mungkin akan terjadi bila Allah tidak menghendaki. Kadangkala kita menjadi bersedih ketika kita kehilangan harta, kehilangan orang yang kita cintai atau sewaktu kita mendapatkan ujian dalam hidup. Mensyukuri hidup setiap saat atas semua anugerah Allah akan membuat hati kita tenang dan bahagia, yakinlah bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala senantiasa memiliki rencana yang indah dalam hidup kita.